Medan, bakaba.net — Silaturahmi Akbar Perkumpulan Keluarga Luhak Nan Tuo (PKLTD) Rantau Sumatra Utara yang digelar pada Sabtu, (25/04) malam, di Gedung Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3), Kota Medan, berlangsung penuh kehangatan.
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Tanah Datar Eka Putra, S.E., M.M., beserta istri Ny. Lise Eka Putra dan rombongan, jajaran pengurus PKLTD, tokoh masyarakat, serta ratusan perantau asal Tanah Datar yang berdomisili di Sumatra Utara.
Dalam sambutannya, Bupati Eka Putra menyampaikan permohonan maaf karena baru dapat memenuhi undangan PKLTD pada kesempatan ini. Hal tersebut bukan disengaja, melainkan karena padatnya agenda kegiatan, terlebih dalam dua tahun terakhir Kabupaten Tanah Datar berturut-turut dilanda bencana.
“Hari ini saya sempatkan hadir karena sudah berulang kali berjanji dengan Ketua PKLTD. Saya bukan takut kepada ketua, tetapi takut kepada Allah karena janji adalah utang yang harus dibayar. Apalagi ini pertemuan dengan masyarakat, khususnya para perantau, yang tentunya sangat penting,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi akbar tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga memiliki nilai ibadah serta mampu memperkuat persatuan, terutama bagi seluruh perantau Tanah Datar di Kota Medan.
Lebih lanjut, Eka Putra juga mengakui bahwa dirinya selaku Bupati masih memiliki banyak kekurangan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Karena itu, ia membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan, saran, dan kritik yang membangun demi perbaikan ke depan.
Ia juga menyampaikan bahwa pascabencana, berbagai program pembangunan terus berjalan, mulai dari perbaikan infrastruktur jalan, normalisasi sungai, pembangunan sabo dam, hingga pembangunan fasilitas umum lainnya. Semua itu tidak terlepas dari dukungan masyarakat, termasuk para perantau.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh perantau yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan dalam pembangunan daerah,” tambahnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Eka Putra turut mengapresiasi semangat gotong royong seluruh perantau yang ikut menyukseskan kegiatan silaturahmi akbar ini.
Sementara itu, Ketua PKLTD Rantau Sumatra Utara, H. M. Yunan Sirhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarperantau asal Tanah Datar.
“Kegiatan ini lahir dari aspirasi masyarakat. Alhamdulillah, hari ini kita dapat kembali berkumpul untuk memperkuat kebersamaan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut, meskipun dihadapkan pada berbagai tantangan dibandingkan tahun sebelumnya.
Menurutnya, antusiasme masyarakat yang hadir menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah perantau.
“Kita berharap semangat ini terus terjaga, terutama oleh generasi muda, agar kegiatan positif seperti ini dapat terus berlanjut di masa mendatang,” katanya.
Di sisi lain, Ketua Badan Musyawarah Masyarakat Minang (BM3) Sumatra Utara, H. Farianda Putra, menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut.
Ia juga mengapresiasi PKLTD Rantau Sumatra Utara yang telah sukses menggelar silaturahmi akbar dan halalbihalal sebagai wadah mempererat hubungan antarperantau, khususnya Tanah Datar.
“Kami dari BM3 Sumatra Utara siap mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini ke depannya,” ujarnya.
Dia juga berharap kegiatan silaturahmi akbar ini bisa menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat perantau dalam mendukung pembangunan serta menjaga nilai-nilai kebersamaan. (***)
