Terkait LGBT Oral Sek, Ketua FPI Tanah Datar Sebut Allah Melaknat LGBT

Terkait LGBT Oral Sek, Ketua FPI Tanah Datar Sebut Allah Melaknat LGBT

- in Headline, News, TANAH DATAR
723
0
Batusangkar,  bakaba.net – Terkait kasus tertangkapnya pasangan sejenis sedang oral sek,  Ketua Fron Pembela Islam Tanah Datar menyebutkan,  Allah melaknat kaum LGBG, bahkan dalam ayat Alquran ancaman Allah  sangat jelas terhadap lelaki suka lelaki tersebut.

“Allah telah membuktikan ancamannya dengan azab yang tidak masuk akal diturunkan kepada kaum Luth”, Sebut Andri Ketua FPI Tanah Datar Senin (23/09).

Bahkan sebut Andri dalam  beberapa ayat dalam Alquran jelas-jelas di gambarkan Allah memberikan azab yang pedih terhadap penyuka sesama jenis itu.

Dalam surah al-Qamar ayat 33-36 berbunyi, “Kaum Luth pun telah mendustakan peringatan itu (33), Sesungguhnya Kami kirimkan kepada mereka badai yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka), kecuali keluarga Luth. Kami selamatkan mereka sebelum fajar menyingsing (34), sebagai nikmat dari kami. Demikianlah Kami memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur (35). Dan sungguh, dia (Luth) telah memperingatkan mereka akan hukuman Kami, tetapi mereka mendustakan peringatan-Ku (36).”

Sementara kata Andri secara bahasa Kata khaba’its atau perbuatan kotor LGBT terdapat dalam Al-Qur’an.  Surah al-Anbiya’ (21):74 yang berhubungan dengan perilaku homoseksual.

al-Qur’an melabeli homoseksual sebagai perilaku fahisyah yang berarti perbuatan keji yang tergolong dosa besar; dan sebagai perilaku khabits yang berarti perbuatan hina, baik secara logis maupun empiris. Secara logis, homoseksual dinilai hina, karena menyalahi fitrah manusia normal yang menyukai lawan jenis.

Sementara secara empiris, homoseksual dinilai hina oleh mayoritas umat manusia di berbagai belahan dunia. Tampaknya bukan hanya Islam yang mengingkarinya, melainkan seluruh agama di dunia juga mengingkari perbuatan homoseksual.

Dalam Fikih, terdapat perbedaan terminologi dan konsekuensi hukum dari perbuatan asusila yang berhubungan dengan nafsu kelamin.

Wahbah al-Zuhaili dalam al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu mengidentifikasi  Liwath (Gay) Yaitu hubungan homoseksual antara laki-laki dengan laki-laki. Statusnya jauh lebih buruk dibandingkan zina. Salah satu alasannya adalah Allah SWT menimpakan azab kepada kaum Nabi Luth AS, dengan azab yang tidak pernah ditimpakan kepada siapapun sebelumnya.

Maka tatkala datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas ke bawah (Kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang terbakar dengan bertubi-tubi (Q.S. Hud [11]: 82).

Azab berupa bumi yang terbalik, seolah mengisyaratkan bahwa perilaku kaum Nabi Luth AS memang “terbalik” dibandingkan perilaku manusia normal pada umumnya.

Sebelumnya warga Jorong Kampung Tanggah Nagari Pagaruyung menangkap pasangan LGBT yang melakukan oral sek di Taman Pagaruyung Kamis (19/09). Kasat Reskrim Polres Tanah Datar saat ini sedang menagani kasus penyuka sesama jenis itu.  (RONALDI)

print

Leave a Reply