Tanah Datar Kembali Terisolasi, Jika Infrastruktur Tak Dibenahi

Tanah Datar Kembali Terisolasi, Jika Infrastruktur Tak Dibenahi

- in Headline, KABA WISATA
2080
0
1. PERLU PENINGKATAN—Inilah kondisi jalan menuju Guguak Pariangan yang masih perlu peningkatan untuk kenyamanan wisatawan dalam berkunjung ke desa terindah di dunia tersebut.(Bakaba/Wirmas Darwis)

Batusangkar, Bakaba—Wakil Ketua ASITA (ASsociation of the Indonesian Tour and Travel Agencies) Sumbar Joni Mardianto menegaskan, Kabupaten Tanah Datar mempunyai potensi besar dalam sektor kepariwisataan, tetapi jika Pemkab setempat tak segera membenahi infrastruktur, bukan tak mungkin daerah ini akan kembali terisolasi dari kunjungan wisatawan.

Penegasan tersebut disampaikan Waka ASITA Joni Mardianto, ketika menjawab pertanyaan wartawan seputar permasalahan yang dihadapi Tanah Datar dalam pengembangan pariwisata kedepan, di objek wisata Pariangan Desa Terindah di Dunia Minggu lalu.

Dikatakan, seperti diketahui Kabupaten Tanah Datar pernah tidak mendapat rekomendasi untuk tidak dikunjungi wisatawan pada tahun 2003 s/d 2007, lantaran infrastruktur sangat buruk sekali. Jika pengalaman pahit itu tidak terulang lagi, mau tak mau suka tak suka Pemkab Tanah Datar harus membenahi infrastrukturnya, terutama ke objek wisata unggulan.

“Anda bisa lihat sendiri, Nagari Tuo Pariangan yang akhir-akhir ini disebut sebagai desa terindah di dunia kondisi jalannya semacam ini. Sudahlah lebar jalan tak memadai, badan jalan sendiri banyak pula yang berlobang,” kata Joni menambahkan.

Berbicara tentang adanya inisiatif masyarakat Guguak Nagari Pariangan untuk membangun warung dn kopel sederhana di bawah masjid, Joni mengatakan suatu langkah proaktif yang sangat dihargai. Tetapi, sarana dan prasarana tersebut perlu dibenahi agar para wisatawan merasa aman dan nyaman menikmati keindahan alam Pariangan.

Ia juga menyorot tentang toilet yang ada di Istano Basa Pagaruyung, terutama yang ada didekat mushalla. Toilet tersebut masih perlu ditingkatkan petunjuk maupun kebersihan, jika Kabupaten Tanah Datar ingin memberikan yang terbaik untuk wisatawan lokal maupun mancanegara, sekaligus untuk mengantisipasi kesan negatif untuk ikon pariwisata Tanah Datar.

Kepala Dinas Parpora (Pariwisata, Pemuda dan Olahraga) Tanah Datar Edisuanto mengakui objek wisata Nagari Tuo Pariangan termasuk 3 objek wisata unggulan di Kabupaten Tanah Datar disamping Istano Basa Pagaruyung dan Perampungan Minang di Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan.

Kegiatan dalam rangkaian one day trip yang digelar Dinas Parpora Tanah Datar ini mengunjungi objek wisata Rumah Gadang Kampai Nan Panjang Balimbiang Kecamatan Rambatan, Perkampungan Minang Nagari Sumpur Kecamatan Batipuh Selatan dan Nagari Tuo Pariangan Kecamatan Pariangan diikuti 30 peserta yang dikelola ASITA serta sejumlah wartawan.(WD)

print

Leave a Reply