Selandia Baru Indonesia Bernama Talago Gunung

Selandia Baru Indonesia Bernama Talago Gunung

- in Headline
890
0
BATUSANGKAR, bakaba.net – Tanah Datar surganya pariwisata di Sumatra Barat. Bagaimana tidak pusat kebudayaan di Minangkabau itu memiliki alam yang sangat elok banyak spot-spot menarik dan menjadi buruan para fhotografer.
Danrem 032/Wirabraja Brigjen Kunto Arief Sabtu (23/11) kemaren menyempatkan diri untuk menyaksikan keindahan alam Talago Gunung.
Danrem sebut pemandangan menuju Talago Gunuang berupa hutan pinus yang lebat menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang ingin menikmati rindangnya pepohonan disepanjang jalan menuju padang savana.
Untuk mengembangkan destinasi wisata Talago Gunung sebut Kunto Arief harus memperhatikan kultur budaya, alam,  dan teknologi. Bila hal itu bisa disinergikan maka akan bisa menciptakan lapangan pekerjaan.
Banyak pendapat yang mengatakan bahwa tertinggal itu tidak menarik dan kuno tapi saat ini,  tertinggal itu justru yang menarik untuk dikunjungi dan dapat meningkatkan perekonomian.
“Talago Gunung sudah tercipta indah tinggal mempromosikannya agar lebih dikenal wisatawan, ” Kata Kunto Arief.
Untuk mengenal Talago Gunung sebagai destinasi wisata yuk kita mengenali daya tarik yang mulai mencuri hati itu.
Sebelum kita mencapai padang savana Talago Gunuang,  wisatawan akan melewati Situs Talago Gunuang yang merupakan makam pada masa megalitikum. Ditandai dengan nisan – nisannya yang terbuat dari batu. Bentuknya unik karena panjang dan melengkung di ujungnya.
Dari Situs Talago Gunuang ini sudah dekat dengan lokasi yang hendak dituju.
Pemandangan di sini berupa perbukitan yang dihiasi oleh rimbunnya hutan pinus. Diikuti oleh rerumputan hijau serta sungai yang mengalir, membuatnya seolah sedang berada di Selandia Baru.
Jika di Selandia Baru yang banyak adalah sapi, namun di Talago Gunuang yang banyak kita jumpai adalah kerbau yang sedang bermain berkubang lumpur.
Umumnya pengunjung lebih banyak menghabiskan waktu di sini dengan bermain di sungai. Untuk menuju ke sana disarankan berjalan kaki, karena yang harus dilalui adalah turunan yang sangat terjal kemudian melewati pematang sawah.
Meski aliran air sungai terlihat deras, namun banyak kita jumpai warga lokal yang memancing ikan.
Waktu berkunjung terbaik ke Talago Gunuang adalah pagi atau sore hari. Jika datang pada siang hari maka sediakan air minum yang cukup karena matahari sangat terik. Selain itu belum ada yang menjual makanan maupun minuman di sini.
Bawalah sampah sisa bungkus makanan maupun minuman. Karena ketiadaan pengurus, maka pengunjung harus menjaga kebersihan.
Bila daerah itu dikelola dengan baik maka, Talago Gunuang akan menjadi destinasi wisata yang bisa diandalkan oleh Pemerintah Kabupaten Tanah Datar. (destia sastra)

print

Leave a Reply