Ratusan Hektar Sawah Terendam, Petani Suliki Terancam Gagal Panen

Ratusan Hektar Sawah Terendam, Petani Suliki Terancam Gagal Panen

- in Headline, LIMAPULUH KOTA, News
197
0

LIMAPULUH KOTA, bakaba.net – Ratusan hektar lahan pertanian warga Jorong Penago, Nagari Limbanang Kecamatan Suliki Kabupaten Limapuluh Kota terancam gagal panen.

Pasalnya hujan deras dan angin kencang yang menguyur daerah tersebut mengakibatkan tanaman milik para petani rusak.

Pantauan bakaba.net, Senin (23/11/2020), tanaman pagi milik petani setempat rusak rusak diterjang hujan dan angin kencang serta benih siap tana juga banyak yang hanjut terbawa arus.

“Petani merugi, karena tanaman yang kena hujan dan angin tinggal menunggu masa panen, ” ungkap Yetna salah seorang petani.

Yetna (57) warga Penago mengatakan tanaman padi nya kondisi rebah dan rusak akibat diterjang hujan deras  seminggu belakangan ini,

Hal tu mengakibat para petani harus memperbaiki tanaman pagi yang rusak.

Menurut Yetna, bencana hujan deras dan angin kencang tidak saja sekali ini didaerahnya, hal itu mengakibatkan padi petani rusak.

“Hampir setiap tahun hujan deras yang membuat tanaman padi petani disini rusak dan rebah,” katanya.

Padahal warga di Nagari limbanang Jorong Penago ini itu penghasilan tergantung dari tanaman padi, oleh itu setiap petani padi nya rusak dan roboh akibat dari hujan deras ini petani bersedih karena kerusakan mengakibatkan terjadinya penggurangan pendapatan dari hasil padi tersebut.

Hujan disertai angin kencang itu membuat tanaman padi rebah dan rusak.

Intensitas hujan deras disertai angin kencang juga membuat petani lainnya gagal bercocok tanam akibat kehilangan benih padi yang di terjang air besar dan hanjut di bawa air deras.

Sejauh ini para petani yang padinya rusak dan rebah masih sibuk memperbaiki dan menegakkan kembali padi nya.

Sementara orang yang benih nya hilang di terjang air besar itu terpaksa menggulang kembali untuk menabur benih, sehingga menunda bercocok tanam. (Dian Syafitri)

print

Leave a Reply