Polsek Lembah Melintang Pasbar Tertinggi Tangani Tindak Kriminal

Polsek Lembah Melintang Pasbar Tertinggi Tangani Tindak Kriminal

- in Headline, HUKRIM, News, Pasaman
599
0

PASAMAN BARAT, bakaba.net — Polisi Sektor Lembah Melintang, Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) rekor dalam menagani tindak pidana kriminal yang terjadi fi di wilayah hukum Polsek tersebut.  Saat ini tercatat sekitar 177 kasus kriminal yang berhasil ditangani Polsek tersebut.

“Kita telah mencatat sejak Januari hingga akhir Oktober 2019 ini berjumlah 177 kasus kriminal yang masuk ditangani,” sebut Kapolsek Lembah Melintang IPTU Alfian Nurman menjawab wartawan Selasa (29/10)

Berdasarkan data, kasus pencurian menjadi tindak pidana yang paling menonjol diikuti kasus penganiayaan, Narkoba dan kasus lainnya.

“Enam puluh persen kasus pencurian dari tindak kriminal  yang ditangani, sisanya penganiayaan dengan berbagai alasan, Narkoba dan lain sebagainya,” jelasnya.

Kasus kriminal memang menonjol di wilayah hukum Polsek Lembah Melintang jika dibandingkab dengan enam Polsek lainnya yang ada di Pasbar.

“Polsek Lembah Melintang paling rekor menangani kasus kriminal,” katanya.

Sementara tahun lalu Polsek Lembah Melintang menangani sekitar 200 kasus, tambahnya.

Menurutnya, faktor perekonomian menominasi tinggi kasus kriminalitas diwilayah hukum Polsek tersebut. Pasalnya masyarakat setempat dinominasi ekonomi menengah kebawah dan termasuk daerah padat penduduk.

Bila dicermati usia pelaku tindak kriminal di Wikum Polsek tersebut terlihat masih usia produktif. Rata-rata pelaku tindak kriminal berusia 20-45 tahun. Hal itu sangat disayangkan Kapolsek itu.

Untuk mengantisipasi dan menekan tindak pidana kriminal, pihaknya rutin melakukan patroli bahkan sudah teragenda dengan baik. Bahkan Babinsa juga rutun melakukan himbauan tentang Kamtibmas.

Alfian berharap, multistake holder dapat terlibat lansung dalam upaya menekan angka kriminal itu, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, untuk ikut berperan aktif membina generasi muda sehingga tidak terlalu jauh melanggar hukum.

“Tujuan kita supaya anak cucu kemenakan ini selalu diperhatikan dalam pergaulan, karena generasi akan rusak jika selalu berada di jalan yang salah,” tutupnya.(JUPRIADY)

print

Leave a Reply