Pelaku Wisata Kurang Ramah, Persoalan Utama Parawisata

Pelaku Wisata Kurang Ramah, Persoalan Utama Parawisata

- in Headline, News, TANAH DATAR
0

TANAH DATAR, bakaba.net — Pelaku wisata kurang ramah  dalam menerima pengunjung dan kurangnya kebersihan di kawasan destinasi menjadi keluhan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Hal itu menjadi permasalahan utama keparawisataan yang sering muncul kepermukaan dan harus segera ditanggapi dengan serius.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Abdul Hakim mengatakan hal itu dalam pelatihan tata kelola bisnis dan pemasaran destinasi wisata di Emersia Hotel, Batusangkar, Jum’at (22/10/2021).

Untuk mengatasi masalah itu, akan digelar lomba destinasi wisata tingkat kabupaten/kota.

“Dinas Pariwisata sepakat dengan Provinsi untuk melombakan masing-masing destinasi wisata baik kabupaten atau kota,” katanya.

Lomba destinasi wisata agar dapat memotivasi pengelolah objek wisata dan dapat bersaing dengan destinasi wisata lain,  perlombaan tersebut akan dilaksanakan pada tahun ini.

Selanjutnya, Abdul Hakim sangat berharap kepada Pokdarwis dengan adanya kegiatan pelatihan ini, mampu membawa 16 desa wisata di Kabupaten Tanah Datar harus masuk Jejaring Desa Wisata (Jadesta).

“Jadesta ini merupakan wadah komunikasi bagi desa wisata di seluruh Indonesia yang berbasis informasi dan teknologi untuk meningkatkan strategi pemasaran desa wisata, tentu alangkah baik dan bagus kalau peserta pelatihan mampu masuk ke sana”, ujar Abdul Hakim.

Sementara Sekretaris Daerah Iqbal Ramadi Payana mengatakan   pengelolahan parawisata Tanah Datar belum maksimal, bila ditinjau dari anggaran, sumber daya manusia, dan investasi swasta.

Meski daerah itu memiliki potensi wisata alam, budaya, sejarah dan kuliner yang bisa memanjakan wisatawan lokal maupun mancanegara.

Untuk memaksimalkan pengelolahan parawisata, Pemkab setempat mengelar pelatihan tata kelolah bisnis dan pemasaran destinasi wisata.

Ia melanjutkan saat ini tercatat 175 objek wisata di 75 nagari di Tanah Datar, pengelolahan yang baik tentu akan menjadi penyumbang PAD bagi daerah. (TIA)

print

Leave a Reply