Memprihatinkan, Perekonomian Tanah Datar Terjun Bebas

Memprihatinkan, Perekonomian Tanah Datar Terjun Bebas

- in EKONOMI, Headline
1015
0

Batusangkar, Bakaba—Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi menyampaikan rasa prihatinnya terhadap perekonomian masyarakat Kabupaten Tanah Datar yang akhir-akhir ini merosot tajam. Kesemuanya ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena menyangkut dengan kehidupan dan kesejahgeraan rakyat Luhak Nan Tuo.

Hal tersebut disampaikan Bupati Irdinansyah dalam seminar percepatan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanah Datar yang dihadiri Wabup Zuldafri Darma, Wakil Ketua DPRD Saidani, Forkopimda, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Sekda, para Asisten, Kepala SKPD, Camat dan undangan lainya di Aula Kantor Bupat, Kamis (5/10).

Ia berharap kepada SKPD bersama DPRD untuk saling bersinergi dan bekerjasama untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi masyarakat, karena berdasarkan data yang dirilis BPS Sumbar, laju pertumbuhan ekonomi Tanah Datar 2016 sebesar 5,01%, sementara laju perekonomian propinsi Sumbar ada di angka 5.26%.

“Dengan angka 5.01% Tanah Datar menjadi Kabupaten yang terendah laju pertumbuhan ekonominya bersama Mentawai dan ini menjadi pekerjaan rumah bagi kita semua untuk meningkatkannya.” harap Bupati Irdinansyah.

Kepala Daerah yakin, hal itu bisa saja kita capai dengan modal kekayaan alam dan potensi yang dimiliki. Pengembangan sektor pertanian dan pariwisata yang didukung industri kerakyatan atau UKM, sangat memungkinkan meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis kerakyatan dengan memanfaatkan Sumber Daya Daerah.

Bupati Irdinansyah menghimbau kepada peserta seminar, terutama SKPD untuk mengikuti kegiatan dengan serius dan sebaik-baiknya, terutama dalam memberikan sumbangsih dan partisipasi nyata dalam pelaksanaan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi dan berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Tanah Datar.

Tidak dijelaskan kenapa perekonomian Tanah Datar mengalami penurunan yang cukup tajam, namun pengamat ekonomi mengatakan sebagai tidak terlepas dari kebijakan pimpinan daerah dalam mengalokasikan dana pembangunan.

Kepala Baperlitbang Drs.Alfian Jamrah, M.Si selaku Panitia Pelakasana sebelumnya memaparkan, tujuan seminar adalah membahas perkembangan perekonomian Kabupaten Tanah Datar. Seminar yang menghadirkan narasumber berkompeten dan pakar di bidangnya yakni bapak Prof. DR. Fashbir Noor Siddin, Prof. DR.Helmi, M.Sc, DR. Ir. Erigas Eka Putra, M.Si, diharapkan mampu menambah wawasan dan ilmu tentang perkembangan perekonomian di Tanah Datar.

Alfian Jamrah berharap, seminar ini bisa menjadi rujukan dan masukan guna merumuskan strategi dan kebijakan yang diperlukan dalam rangka percepatan peningkatan laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Tanah Datar.
“Seminar akan membahas bermacam sektor penunjang perekonomian terutama akan membahas tentang peningkatan kualitas Sumber Daya Air dan peningkatan produksi komoditi pertanian unggulan di Tanah Datar,” kata Alfian menambahkan.(WD)

Nantikan di bakaba.net :

Basrizal : Perekonomian Ngadat, Jika Dana Pembangunan Masuk Kantong Pejabat

print

Leave a Reply