Karutan Padang Panjang Sulap Dapur Penjara Bak Dapur Sultan

Karutan Padang Panjang Sulap Dapur Penjara Bak Dapur Sultan

- in Headline, News, PADANG PANJANG
0

PADANG PANJANG, bakaba.net —Menyusuri dapur Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II Padang Panjang sangat jauh dari kesan kotor, kumuh apalagi jorok. Bahkan yang terlihat justru sebaliknya dapur Rutan itu terlihat mewah dengan balutan walpaper serasa berada di dapur Sultan.

Walpaper bermotif perbaduan warna kuning emas dan coklat ini benar-benar merubah tampilan Rupajang itu, sehingga siapapun yang berada disana, tidak akan merasakan berada di dapur Rumah Tahanan.

Tampilan dapur Rupajang itu benar-benar mewah dan elegan itu tentunya tidak terlepas dari tangan dingin Karutan Rudi Kristiawan yang selalu berusaha memberikan warna berbeda di Rutan itu.

Selama 3 hari 3 malam Rudi Kristiawan turun tangan lansung mendampingi warga binaan menyulap wajah dapur Rutan Padang Panjang yang sebelumnya tampilan nya kotor dan sedikit kumuh menjadi mewah.

Sekali-kali Rudi Kristiawan memberikan instruksi dan petunjuk kepada warga binaan yang sedang menghias dapur Rutan itu.

Akhirnya Interior tembok dalam dan luar dibalut dengan walpaper sehingga terkesan mewah dan elegan.

Selain dilapisi walpaper, beberapa banner yang berisi tentang mekanisme, himbauan dan peraturan tata tertib di dapur Rupajang juga sengaja ditempel pada dinding dapur itu.

Sementara sertifikat layak higienis dan sertifikat penjamah makanan juga menghiasi dinding walpaper bernuansa coklat itu.

Sebuah minibar mungil putih tersusun rapi berbagai peralatan yang digunakan untuk memasak.

Selain itu lantainya juga dibalut dengan karpet coklat menambah suasana glamournya bak kamar hotel. Alat penghalau lalat dan nyamuk pun nampak didapur tersebut.

Selanjutnya nampak para pekerja dapurnya (WBP) juga mengenakan baju Master Chef dan penutup kepala serta sepatu boot dan sarung tangan untuk menampilkan keprofesionalan nya dalam bekerja.

“Walaupun tempat terbatas kami tetap berupaya membuat tampilan yang istimewa. kami namakan sekarang Restorasi Dalur Bersih,” tegas Rudi Alumni Akip 43 itu.

Perbaikan ini yang hendaknya harus dikerjakan selama 1 bulan namun berkat komando Rudi yang setiap pagi, siang dan malam selalu mengawasi turun secara langsung, anggotanya dapat menyelesaikan renovasi dalam kurun waktu 3 hari 3 malam.

“Saya bangga dan apresiasi para anggota saya. Anggota kami Rupajang memang luar biasa,” tambah Rudi.

Hal ini dilakukan dalam rangka peningkatan pelayanan pemberian makanan kepada WBP guna menciptakan pelayanan yang prima dan kepuasan WBP serta salah satu usahanya kami untuk meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) tahun ini. (TIA)

print

Leave a Reply