Gladian Pinru yang lebih Maju

Gladian Pinru yang lebih Maju

- in Feature, Headline, TANAH DATAR
394
0

Oleh : Mittiarni. S.Pd.MM.S                   SekKwarran0405 Lima Kaum Tanah Datar

Pendidikan kepramukaan adalah pendidikan yang mengedepankan penanaman dan pembinaan kecerdasan dan keterampilan para anggotanya dalam memaknai dan  menjalani  kehidupan sesuai tingkat usianya.

Seperti Tingkat Usia Siaga, Tingkat Usia Penggalang,  Usia Tingkat Penegak, Usia Tingkat Pandega serta Usia Tingkat Pembina.

Semua tingkat Usia tersebut diberikan kesempatan berlatih dengan materi yang tidak sama terutama dalam meyelesaikan tingkat kesulitan masing – masing.

Beberapa hari lalu, ( 8 s.d 10)  November,  Kwartir Cabang 0304 Tanah Datar telah selesai melaksanakan sebuah kegiatan Gladian bagi Lima puluh enam orang Pimpinan Regu Pramuka yang berasal dari empat belas Kwartir Ranting yang berpangkalan disetiap kecamatan di lingkungan Kwartir Cabang 0304 Tanah Datar.

Selama tiga hari itu semua anggota diberikan materi kelas dalam ruangan dan materi praktik diluar ruangan.

Diluar ruangan para peserta mendapatkan materi menjelajah alam dengan tingkat ketelitian menemukan tanda jejak, setelah itu pada setiap pos penjelajahan peserta diberikan materi Pionering, Keterampilan menggunakan tongkat Pramuka, morse, semaphore, baris berbaris dan berbagai bentuk upacara kepramukaan.

Sementara dalam ruangan para peserta disuguhi materi ketatakramaan , etika, sopan santun dan segala macam kebiasaan baik dalam aturan kepramukaan yang  mengacu kepada kondisi yang dapat membangun jiwa dan perasaan serta hati manusia cerdas yang trampil  sesuai tuntunan Dasa Dharma Pramuka dan 18 karakter bangsa bagi pencerdasan  fisik mental dan spiritual peserta yang akan menjadi pimpinan regu di pangkalan SMP mereka sendiri dan sekolah lain yang berdekatan dengan lokasi sekolah di kwartir Ranting masing- masing.

Dari pantauan para pelatih yang berasal dari Pelatih Pramuka  Pudiklatcab Tanah Datar menyebutkan bahwa kondisi  dan semangat berlatih para peserta tahun ini sangat kurang dari tahun- tahun sebelumnya.

Pada tahun ini para peserta lebih banyak menunggu perintah saja, tidak banyak yang mau bertanya dan berdiskusi tentang segala materi yang diberikan pelatih.

Dalam menjalankan perintah lapanganpun mereka juga kurang bersemangat, letoi dan tidak bergembira.

Apakah ini pengaruh dari kebiasaan para siswa yang mulai jarang bermain dialam terbuka atau memang pengaruh gawai yang membuat aktifitas fisik mereka kurang maksimal, atau memang keadaan pembina pramuka disetiap Gugus Depan yang kurang bergairah dalam melatih kecerdasan fisik mental dan spiritual anggota pramuka yang diatur dalam SKU di Pangkalannya ?,

Padahal Pendidikan keterampilan dan kecerdasan lapangan anggota di setiap Gugus Depan adalah sebagian dari tanggungjawab kepramukaan, karena dalam SKU sesuai tingkatannya mencakup kedisiplinan, kecerdasan keilmuan, keterampilan fisik dalam PBB, keterampilan Seni , keterampilan kecakapan hidup, dan ketatakramaan yang sangat sempurna bagi kemandirian peserta.

Namun pada Gladian tahun ini semuanya hampir tak terlihat sesuai yang diinginkan pelatih.

Dari semua persoalan yang muncul, kita harus merujuk kembali kepada pesan Dwi Satya,  Dwi Dharma, Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka sehingga melalui aktualisasi  kepramukaan kita latih kecerdasan, keterampilan fisik, mental anggota Pramuka di Pangkalan Gugus Depan dalam kehalusan budi pekerti, serta spiritual  yang baik memalui contoh teladan dan semangat latih para pembina.

Salam, jayalah Pramuka. Indonesia….

print

Leave a Reply