DPD RI Buya Muslim M Yatim, Keluarga Pilar Penting Dalam Tatanan Kehidupan

DPD RI Buya Muslim M Yatim, Keluarga Pilar Penting Dalam Tatanan Kehidupan

- in Headline, News, PADANG PANJANG
0

PADANG PANJANG, bakaba.net –Keluarga pilar yang sangat penting dalam tatanan kehidupan, masyarakat yang menyebut pentingnya keluarga sebagai “Mitsaqon Gholidzo” (ikatan yang kokoh).

Sebuah yang tidak mudah di ungkai dengan mudah begitu saja. Seperti di tempat yang tidak menjadikan Islam sebagai dasar membangun keluarga kita dapat melihat pandangan keluarga begitu sederhana, yaitu pertemuan di atas suka sama suka. Kalau suka bisa lanjut, kalau tidak silahkan bubar. Tentu prinsip ini harus dilawan dengan menjadikan keluarga sebagai arus utama penyelematan masyarakat.

Yayasan Mutiara Al Qur’an Minangkabau memuji Anggota DPD RI Buya Muslim M Yatim, mengangkatkan acara Dauroh Keluarga dengan tema; Menjadikan Rumah Sebagai Jembatan Menuju Jannah. Yayasan MQM melihat bahwa peran pengokohan keluarga dalam perbaikan masyarakat harus dilakukan oleh semua pihak.

Pihak Yayasan dukungan yang diberikan oleh Buya Muslim sangat besar artinya bagi Kabupaten Tanah Datar.

Semoga Yayasan bisa memberikan pelayanan terbaik kepada para peserta yang hadir. Acara dilaksanakan di Mifan Padang Panjang pada tanggal 4 September 2021 jam 09.00 wib sampai selesai.

Dalam penyampaiannya Buya Muslim mengingatkan bahwa keluarga yang dibangun di atas dasar agama, akan menjadi keluarga bahagian dunia akhirat. keluarga bahagia bukan keluarga yang tidak ada masalah, tidak ada konflik dan pertikaian, bila pengertian keluarga bahagia adalah seperti itu, maka tidak ada keluarga bahagia di atas dunia ini.

“Yang diperlukan adalah bagaimana menyikapi semua permasalahan tersebut dengan tuntunan Al Qur’an dan sunnah. Dan Allah memberikan pahala yang besar untuk mereka sukses dalam menjalankan misi dari rumah,”.

Hadir dalam kegiatan tersebut lebih kurang 35 peserta dengan beragam usia pernikahan. Ada yang sudah menikah 30 tahun, 22 tahun dan ada yang baru 3 bulan. Tentu saja perjalanan panjang keluarga yang dilalui tidak luput dari berbagai masalah dan masalah.

Kunci utama bukan pada masalah yang muncul di lapangan, tapi tentang bagaimana cara menghadapi permasalahan tersebut.

Anak-anak juga hadir menikmati liburan di Mifan Padang Panjang, dibersamai oleh tim kreatif panitia, sehingga orang tua tidak perlu khawatir dengan anak mereka saat mereka mengikuti adara Dauroh.

Hadir sebagai pemateri H. Hendri Munief, MBA seorang mubalig, pengusaha, dan politikus asal Riau. Kesibukannya di lembaga sosial yang ia rintis bersama teman-temannya, terutama berkaitan dengan pemberdayaan ekonomi berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tidak menjadikan dia melupakan keluarga.

Beliau tetap menjadi sosok seorang suami, dan seorang ayah yang baik bagi keluarganya. Pemaparan yang beliau berikan berdasarkan pengalaman dan pemahaman yang beliau miliki sangat menginspirasi para peserta. 35 pasang mata mendengarkan dengan penuh hikmad apa yang dipaarkan tersebut.

Komunikasi adalah sumber permasalahan utama yang terjadi antara pasangan suami dan istri.

Padahal bila masalah ini didekati dengan baik, maka kemungkinan akan terjadi konflik akan dapat diminimalisir.

Beliau juga berpesan agar memperbaiki hubungan dengan Allah, bila ingin hubungan dengan sesama manusia yang diperbaiki.

Contohnya membaca Al Qur’an, sepintas terlihat waktu yang lama, tapi kemudian kita akan merasakan kebahagiaan dalam keluarga kita sehingga suasana tenang, aman dan tentram bisa diperoleh.

Munief menyampaikan bahwa cantik itu adalah buah dari mawaddah wa rahmah. Beliau mengungkapkan bahwa semakin hari ia melihat istrinya semakin cantik. Jauh berbeda dengan saat awal beliau memulai rumah tangga. Saat perhatian kepada fisik tidak terlalu menjadi fokus perhatian.

dr. Hj Arnita Sari istri tercinta Hendri Munief juga turut memberikan pengalaman-pengalaman beliau dari sudut pandang seorang istri.

Selain itu beliau juga adalah seorang dokter, beliau juga anggota DPRD Provinsi Riau periode 2019-2024.

kadang-kadang hal-hal sederhana, bagi keluarga memiliki arti yang sangat besar dalam keluarga, dr. Anita menuturkan bahwa pujian suami kepada istri, cinta, sangat bisa mencairkan suasana.

Beliau memiliki kebiasaan unik kepada ibu-ibu binaannya, yaitu memberikan hadiah parfum. Beliau berpesan, agar memakai parfum tersebut setelah memakai pakaian terbaik yang disukai suami. 1 pekan berikutnya beliau bertanya apa yang ia lihat dari perobahan perilaku suaminya. Ternyata Luar Biasa Biasa.

Turut hadir tokoh Sumatera Barat Budiman Dt. Malano Garang yang juga pembina Yayasan Mutiara Al Qur’an Minangkabau. Beliau menyampaikan bahwa program pemerintah Sumatera Barat yang ingin mewujudkan Sumatera Barat Madani yang berlandaskan Adat Basandi Sarak, Sarak Basandi Kitabullah sangat sesuai dengan program yang telah diangkat oleh panitia ini.

Beliau sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat akan terus mendukung program-program yang berkaitan dengan keluarga melalui dana aspirasi dan kewenangan yang beliau miliki.

Hari ini kelompok tertentu menjadikan subjek dari arus dan emansipasi sebagai utama, maka hal tersebut dapat dihadapi dengan menjadikan keluarga sebagai arus utama, semua pihak, mulai dari pemerintahan sampai keluarga sebagai unit, perlu dan objek dari permasalahan yang ada dewasa ini.

Keluarga perlu memahami berbagai masalah yang melingkupi masyarakat, mengetahui dimana posisi dalam permasalahan tersebut dan mengetahui apa yang dapat dilakukan dengan posisi yang dimiliki itu.

Acara Dauroh Keluarga Samarada yang dikemas santai ini, dinikmati oleh seluruh anggota keluarga, baik sebagai peserta, sebagai panitia, atau sebagai anak-anak yang puas berlarian dan mandi di fasilitas yang tersedia.

Adib Fadhil dan istri sebagai salah satu peserta merasa puas dengan pelayanan panitia yang luar biasa. Dan berharap agar acara serupa dapat diangkat lebih sering dan lebih optimal dimasa mendatang. (fm)

print

Leave a Reply