Direktris PT. SCI Lirik Keltan Saiyo Salayo

Direktris PT. SCI Lirik Keltan Saiyo Salayo

- in Headline, News, SOLOK
572
0

SOLOK, bakaba.net — Kesuksesan Perkebunan kakao Keltan Saiyo Salayo, Kecamatan, Kubung, Kabupaten Solok juara I Tingkat Nasional 2018 tak hentinya menjadi  perhatian para pengusaha kakao. Kali ini dilirik Direktris PT. SCI (Sumatra  Cokelat Indonesia) Priscilla Pratama yang didampingi Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, MS (rector Universitas Baiturrahmah Padang), Ir. Munzir Busniah, M.Si  (Dekan Fakultas Pertanian Unand) dan Dr. Ir. Yaherwandi, M.Si (Ketua Jurusan Agroekoteknologi Kampus III Unand Dharmasraya), Sabtu (25/7) di Jorong Batupalano, Nagari Salayo.

Musliar Kasim sangat mangapresiasi perkebunan kakao Keltan Saiyo yang berhasil meraih peringkat satu tingkat  nasional, ini adalah asset bagi Kabupaten Solok yang patut dibanggakan. Ia juga mensupport Salayo sebagai pusat KKN mahasiswa Unand dan juga ketika ada temuan teknologi baru di sektor kakao oleh Unand maka akan diutamakan untuk  diperkenalkan ke Keltan Saiyo.

Priscilla menawarkan gagasan pada Keltan Saiyo agar beralih penggunaan pupuk kimia  ke pupuk organik. Beberapa kelebihan organik, lanjut Priscilla,  diantaranya pupuk organik bisa dibuat sendiri karena bahan pembuat pupuk organik bisa didapat dari alam, kandungan unsur mikro lebih lengkap jika dibandingkan dengan pupuk kimia, pupuk organik bisa menjaga kelembaban dari tanah, sehingga akan mengurangi tekanan atau tegangan struktur tanah pada tanaman, pupuk organik juga mampu membantu mencegah erosi lapisan atas tanah sehingga kesuburan tanah pun terawat dan terjaga dan bisa meningkatkan daya ikat tanah.

Sisi lain, Yaherwandi menyatakan, kunjungan ini adalah kemitraan segitiga antara Keltan Saiyo, PT. SCI dan Faperta Unand. Pihak perusahaan punya kepedulian yang tinggi terhadap kesejahteraan petani kakao. Kecendrungannya lebih banyak diuntungkan para pengusaha sebagai hilirnya, untuk itu Faperta Unand mencoba memediasi keinginan PT.PCI pada Keltan Saiyo yang sudah punya reputasi nasional. Intinya, ada keseimbangan keuntungan berbisnis kakao..

“ PT. SCI berupaya melakukan branding hasil perkebunan kakao keltan Saiyo. Untuk itu perlu peningkatan kualitas hasil kakao secara berkelanjutan. Faperta pun akan berupaya keras bersinergi membantu pada tatanan keilmuan dan teknologi dan begitu juga pihak perusahaan akan melakukan hal yang sama guna memenuhi kebutuhan Keltan Saiyo. Terpenting ada kekhasan dari produktivitas tanaman kakao Keltan Saiyo. Faperta bakal mengkondisikan jika adalah penelitian kakao dan KKN dari para peneliti dosen untuk bisa dilakukan di Keltan Saiyo”, sebut  Yaherwandi.

Diakui Busron Bahar Malin Kayo selaku pengurus Keltan Saiyo dan pelaku perkebunan kakao merasa bangga atas kunjungan serta perhatian PT. SCI melirik Keltan Saiyo yang dimediasi oleh Faperta Unand untuk bisa bermitra demi untuk meningkatkan mutu tanaman kakao. Kunjungan ini adalah spirit yang luar biasa berbuat terbaik untuk produktivitas dan kualitas tanaman kakao hingga bisa secara konrit menjadi mascot Kabupaten Solok. (Fadhil)

print

Leave a Reply