Dalam Aksi Solidaritas Ke Mapolres, HMI Cabang Batusangkar Kutuk Tindakan Aparat Tangani Demontrasi

Dalam Aksi Solidaritas Ke Mapolres, HMI Cabang Batusangkar Kutuk Tindakan Aparat Tangani Demontrasi

- in Headline, News, TANAH DATAR
837
0

Batusangkar, bakaba – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Batusangkar mengutuk keras cara aparat Kepolisian menggunakan kekerasan dalam menangani demonstrasi yang dilakukan oleh kader HMI Cabang Bengkulu. Pasalnya yang dilakujan aparat kepolisian sudah diluar batas prosedur yang semestinya.

Demikian pernyataan sikap HMI Cabang Batusangkar dalam aksi yang di gelar ke Mapolres Tanah Datar Kamis (04/10).

Dalam orasinya HMI Cabang Batusangkar di Mapolres Tanah Datar mengatakan, demonstrasi merupakan bagian dari ekspresi menyatakan pendapat yang keberadaannya dijamin dalam negara dalam berdemokrasi.

“Jalannya menyampaikan pendapat tersebut harus dilindungi dan dijauhkan dari tindak kekerasan, tidak selayaknya aparat Kepolisian melakukan kekerasan pada kegiatan tersebut,” ucap Ramon Hidayat

Untuk itu sebut Ramon Hidayat pihak kepolisian harus bertanggung jawab atas timbulnya korban akibat aksi kekerasan aparat tersebut.

“Meminta kepolisian melakukan pengusutan dan penindakan atas aksi kekerasan yang dilakukan anggotanya,” ucapnya.

Tak hanya itu, HMI juga meminta kepolisian menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas aksi kekerasan tersebut dan tidak akan mengulanginya. Dikatakan, HMI akan memberikan perlindungan hukum kepada mahasiswa yang menjadi korban aksi kekerasan dalam demonstrasi tersebut.

“Menuntut institusi kepolisian sebagai alat negara, bukan alat kepentingan kekuasaan, korporasi, atau kelompok tertentu. Polisi adalah bersumber dan milik rakyat Indonesia. Oleh karena itu Polisi harus tetap memegang teguh Tri Brata dan Catur Prasetya dalam menjalankan tugas-tugas negara,” tegas pernyataan tersebut.

Selanjutnya, HMI mendesak agar Polri menjadi garda terdepan membangun supremasi hukum berdasar rule of law yang mengabdi kepada keadilan dan national interest, dan harus menghindarkan diri dari abuse of power dan praktik kolutif.

“Mendesak aparat Kepolisian agar bersikap profesional, disiplin, menjadi aparat negara yang bersih, serius mewujudkan clean goverment dan good governance,” ucapnya.

Terakhir, HMI mendesak agar aparat kepolisian lebih meningkatkan fungsi public services kepada masyarakat agar tercipta rasa aman, nyaman, terlindungi, dan merasa diayomi.

“Kepolisian tidak boleh berjarak dari masyarakat, tetapi harus melebur dan menyatu dalam rangka menjalankan tugasnya,” ujar Ramon.

Dalam aksi solidaritas yang dilaksanakan HMI Cabang Batusangkar Ramon Hidayat bertindak selaku koordinator aksi, Ridho Anshori koordinator lapangan dan Ardhy Fauzi penanggung jawab aksi yang dilakukan pada dua tempat tersebut yaitu Mapolres dan DPRD Tanah Datar. (TIA)

print

Leave a Reply