Baharuddin : Pembuatan Soal Untuk Siswa Sekolah Dasar Jangan Asal Jadi

Baharuddin : Pembuatan Soal Untuk Siswa Sekolah Dasar Jangan Asal Jadi

- in Headline, KABA PENDIDIKAN
1163
0

Batusangkar, Bakaba–Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanah Datar Baharuddin M. Pd, membuka dengan resmi kegiatan Bedah Kisi – Kisi Standar Kompetensi Lulusan (SKL ) Ujian Nasional tingkat Kabupaten Tanah Datar bertempat di SDN 01 Lima Kaum,Sabtu (13/1).

Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar Dikbud Tanah Datar,Baharuddin,M.Pd mengatakan, guru sebagai agen perubahan kecerdasan pengetahuan keagamaan, sikap, prilaku dan intelektual harus menguasai muatan pembelajaran yang ada dalam materi pembelajaran di setiap indikator semua mata pelajaran.

Aktivitas berikutnya mengadakan ujian, baik ujian semester, ujian kenaikan kelas. yang lebih penting lagi Ujian Nasional. Sehubungan dengan itu kecerdasan para guru dalam menyusun soal-soal ujian juga sangat perlu diberikan pencerahan.

“Saya berharap soal yang diujikan kepada para siswa tidak asal jadi dan tidak asal ada, tetapi soal -soal yang betul- betul menanyakan apa yang telah dipelajari dan telah dipahami sebelumnya oleh para siswa,” kata Baharuddin.

Lebih jauh dijelaskan bahwa saat ini para peserta didik kelas enam tingkat Sekolah Dasar dikabupaten Tanah Datar harus disiapkan , tidak saja pengetahuan tetapi juga fisik mental dan kesehatannya untuk menghadapi Ujian Nasional ditahun ini.

Menuju pelaksanaan Ujian Nasional , sekolah sebagai lembaga penanggungjawab aktivitas harus berusaha dengan sepenuh hati memberikan bekal pengetahuan kecerdasan intelektual yang maksimal kepada para peserta didik melalui aktivitas proses pembelajaran yang maksimal.

Hal itu bisa terwujud jika Sekolah mampu memberikan pengalaman membaca buku dan pembiasan membedah soal – soal ujian kepada para peserta didik dalam aktivitas Literasi setiap hari.

Jika Literasi telah menjadi agenda harian maka penyediaan buku dipojok baca kelas akan terasa bermakna karena moto Literasi Satu Anak Satu Buku dalam Satu Jam akan dapat diwujudkan oleh setiap sekolah menuju Indonesia Cerdas 2045 mendatang.

Kegiatan Bedah SKL ini diprakarsai oleh KKKS di kabupaten Tanah Datar bekerjasama dengan penerbit buku Erlangga.

Perwakilan Erlangga Budi Ikhsan dalam keterangannya menyampaikan rasa berterimakasih kepada KKKS yang telah mempercayakan penerbit buku Erlangga dalam menghadirkan Nara Sumber.

Rasa terimakasih itu kami wujudkan dengan meminta Nara Sumber kepada Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan(LPMP) Propinsi Sumatera Barat, dengan harapan dapat berkontribusi dalam menyelesaikan Program Sukses Ujian Nasional tahun 2018.

Penerbit buku Erlangga juga bekerjasama dengan Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan Propinsi Sumateta Barat (LPMP) dalam menghadirkan nara sumber yang berkualitas Feri Fren M. Pd .

Salah seorang dari 220 orang guru peserta yang sempat diwawancarai bakaba. net menyampaikan rasa gembiranya atas diadakannya kegiatan bedah SKL ini karena sangat disadari kekurangan kecerdasan dan pengalaman terkini para guru dalam menyusun soal – soal ujian selama ini masih kurang.

Dengan adanya kegiatan bedah SKL dari nara sumber yang berkompeten dalam bidang Kisi-Kisi ini terasa pengetahuan dan kecerdasan guru dalam menyusun soal semakin bertambah.

Ketua KKKS Kecamatan Lima Kaum Helni Paita S. Pd. MM.menyampaikan rasa terimakasih kepada KKKS kecamatan Rambatan.,Sungayang dan Pariangan , para peserta ,nara sumber dan penerbit buku Erlangga yang telah berkontribusi membantu kelancaran kegiatan Bedah SKL Ujian Nasional Tahun 2018 ini.

“semoga dengan adanya kegiatan ini pencerahan kecerdasan para guru dalam menyusun soal ujian dapat dilihat dalam angka kelulusan para peserta didik tahun ini tepat, seperti yang diharapkan”. demikian Ketua KKKS Lima Kaum. (MIT)

print

Leave a Reply